Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Mengapa Ulama Kini Bahas Ancaman Nonmiliter?

Mengapa Ulama Kini Bahas Ancaman Nonmiliter?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 20 jam yang lalu
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, HUMANIORA – Mengapa ulama kini ikut membahas ancaman nonmiliter? Pertanyaan itu mungkin terdengar tidak biasa. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial, isu tersebut dinilai semakin relevan untuk dikaji dari perspektif hukum Islam.

Itulah salah satu tema yang akan dibahas dalam forum akademik yang mempertemukan ulama, akademisi, dan peneliti di Pesantren Buntet, Kabupaten Cirebon. Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Agama (Kemenag), forum tersebut tidak hanya mengulas fikih keluarga kontemporer, tetapi juga berbagai tantangan baru yang dihadapi masyarakat, termasuk ancaman nonmiliter.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pesantren sebagai pusat pengembangan pemikiran Islam yang mampu merespons perubahan zaman tanpa meninggalkan pijakan pada khazanah keilmuan klasik (turats).

Fikih Tak Lagi Hanya Membahas Ibadah dan Keluarga

Selama ini, fikih lebih dikenal masyarakat sebagai kajian mengenai ibadah, perkawinan, perceraian, waris, maupun hubungan kemasyarakatan. Seiring berkembangnya kehidupan modern, ruang pembahasannya pun semakin luas.

Menurut Kementerian Agama, forum di Pesantren Buntet akan menjadi ruang dialog bagi para ulama dan akademisi untuk mengkaji berbagai persoalan kontemporer dengan pendekatan keilmuan Islam yang tetap berlandaskan literatur klasik.

Dengan demikian, kajian fikih diharapkan mampu memberikan panduan terhadap persoalan yang muncul akibat perkembangan zaman, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariat.

Mengapa Ancaman Nonmiliter Menjadi Sorotan?

Dalam keterangan resminya, Kementerian Agama menyebut salah satu isu yang akan dibahas adalah ancaman nonmiliter.

Secara umum, istilah tersebut merujuk pada berbagai tantangan yang tidak berbentuk konflik bersenjata, tetapi dapat memengaruhi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Pembahasan tema ini menunjukkan bahwa kajian keislaman tidak hanya berorientasi pada persoalan ibadah, tetapi juga berusaha memberikan perspektif terhadap dinamika sosial yang berkembang.

Meski demikian, rincian materi yang akan dibahas dalam forum tersebut akan disampaikan oleh para narasumber selama kegiatan berlangsung.

Pesantren Didorong Tetap Relevan dengan Perubahan Zaman

Kementerian Agama menilai pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus menjawab tantangan masa kini.

Melalui forum yang digelar di Pesantren Buntet, para peserta diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang memperkuat kontribusi pesantren dalam merespons berbagai persoalan kontemporer.

Kolaborasi antara ulama, akademisi, dan peneliti juga diharapkan memperkaya khazanah pemikiran Islam sehingga tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Forum ini menjadi salah satu contoh bahwa pengembangan fikih tidak berhenti pada pembahasan hukum-hukum klasik, tetapi terus berkembang mengikuti perubahan zaman dengan tetap berpijak pada sumber-sumber ajaran Islam yang otoritatif. (Red)

Artikel ini disusun berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan Kementerian Agama Republik Indonesia. AlbadarPost tidak menambahkan klaim di luar informasi yang disampaikan dalam rilis resmi tersebut.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • polisi gadungan

    Polisi Gadungan Menyekap Warga di Bekasi, Motor dan Uang Raib

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Polisi selidiki penyekapan modus polisi gadungan di Bekasi, korban kehilangan motor dan uang jutaan rupiah. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi kejahatan dengan modus polisi gadungan kembali terjadi di ruang publik. Sepasang kekasih di Kota Bekasi disekap dan dirampas hartanya oleh tiga pria yang mengaku sebagai anggota Polda Metro Jaya. Kasus ini menyoroti celah keamanan warga […]

  • Persis vs Semen Padang

    Laga Hidup-Mati! Persis Solo di Ujung Tanduk, Semen Padang Siap Menikam

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertandingan Persis vs Semen Padang menjadi sorotan utama pecinta sepak bola nasional. Duel panas ini bukan sekadar laga biasa, melainkan pertarungan hidup-mati di zona degradasi Liga Indonesia. Laga Persis Solo vs Semen Padang bahkan disebut sebagai “final dini” karena hasilnya bisa langsung mengubah peta klasemen. Saat ini, Persis Solo dan Semen […]

  • izin perumahan

    Pemkab Bandung Hentikan Izin Perumahan untuk Evaluasi Dampak Lingkungan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Pemkab Bandung menghentikan sementara izin perumahan untuk evaluasi pengawasan dan dampak lingkungan. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Bandung menghentikan sementara penerbitan izin perumahan setelah ditemukannya kelemahan pengawasan terhadap pembangunan yang dinilai memperburuk kualitas lingkungan dan memicu banjir. Langkah ini penting karena menyangkut keselamatan warga dan keberlanjutan tata ruang di kawasan Bandung Raya. Pemerintah Kabupaten Bandung […]

  • santri mengikuti ngaji pasaran kitab kuning di pesantren saat Ramadan

    Jarang Diketahui, Ini Tradisi Ngaji Pasaran di Pesantren Saat Ramadan

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Bulan Ramadan selalu membawa suasana berbeda di pesantren. Salah satu tradisi yang paling khas adalah ngaji pasaran. Tradisi ngaji pasaran di pesantren ini menghadirkan pengajian kitab kuning secara intensif selama bulan Ramadan. Para santri, alumni, bahkan masyarakat umum berkumpul untuk mengikuti ngaji pasaran yang dipimpin langsung oleh para kiai. Tradisi ini sudah […]

  • pemotongan bansos PKH

    Pendamping PKH di Pamekasan Diperiksa Usai Dugaan Pemotongan Bansos

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Kasus dugaan pemotongan bansos PKH di Pamekasan diselidiki. Pendamping diperiksa setelah warga melapor soal dana tak utuh diterima. albadarpost.com, HUMANIORA – Rabu, 12 November 2025, publik Pamekasan dihebohkan oleh dugaan pemotongan bansos PKH di Kecamatan Tlanakan, Jawa Timur. Seorang warga bernama Jumaati mengaku hanya menerima Rp1,2 juta dari total bantuan yang seharusnya Rp2,05 juta. Kasus […]

  • Quraish Shihab memberikan ceramah dengan latar belakang pendidikan Al-Azhar yang membentuk pemikiran keislamannya

    Nasihati Prabowo, Pendidikan Quraish Shihab Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Jejak pendidikan Quraish Shihab kembali menjadi perhatian publik setelah berbagai nasihatnya tentang kepemimpinan dan nilai keislaman ramai diperbincangkan. Riwayat pendidikan Quraish Shihab menunjukkan perjalanan akademik panjang yang membentuk cara pandangnya yang moderat, mendalam, dan mudah diterima berbagai kalangan. Tidak hanya dikenal sebagai ulama, pendidikan Quraish Shihab di institusi bergengsi dunia Islam menjadikan […]

expand_less