Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pinunjul Award 2025 Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Inflasi Pangandaran

Pinunjul Award 2025 Tegaskan Keberhasilan Pengendalian Inflasi Pangandaran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangandaran raih Pinunjul Award 2025 sebagai wujud keberhasilan pengendalian inflasi dan stabilitas ekonomi daerah.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Pangandaran kembali menegaskan komitmennya dalam pengendalian inflasi Pangandaran dengan meraih Apresiasi Pinunjul Award 2025 Terbaik III untuk kategori Kota/Kabupaten Non IHK Jawa Barat. Penghargaan ini mencerminkan upaya pemerintah daerah menjaga kestabilan harga dan memperkuat ketahanan pangan sepanjang 2025, di tengah tekanan ekonomi yang masih terasa pada sejumlah komoditas strategis di tingkat lokal dan regional.

Penghargaan tersebut diserahkan kepada Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, S.H., pada Pasamoan Agung atau High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Jawa Barat di Kabupaten Garut, Selasa, 9 Desember 2025. Forum ini mempertemukan seluruh pemangku kebijakan untuk memotret capaian pengendalian inflasi, berbagi strategi, serta memperkuat koordinasi lintas daerah.

Penguatan Strategi Pengendalian Inflasi Pangandaran

Pangandaran menempatkan isu pengendalian harga barang pokok sebagai prioritas utama dalam stabilitas ekonomi daerah. Upaya ini tidak berdiri sendiri, melainkan dijalankan melalui kombinasi penguatan pasokan pangan, optimalisasi distribusi, dan peningkatan kewaspadaan pasar. Pemerintah daerah bekerja sama dengan TPID, kepolisian, serta pelaku usaha untuk memastikan jalur distribusi komoditas tidak terputus dan tidak dimanfaatkan oleh spekulan.

Capaian Pinunjul Award 2025 dinilai sebagai hasil dari konsistensi pemerintah daerah menerapkan langkah-langkah intervensi cepat, termasuk sidak pasar, operasi pasar murah, dan pemantauan harga harian berbasis data. Pemerintah daerah menyebut bahwa stabilitas pangan adalah fondasi dari program kesejahteraan yang lebih luas, terutama bagi masyarakat yang kondisi ekonominya rentan terhadap fluktuasi harga.

Baca juga: KAI Perluas Layanan Kereta Api Nataru Demi Antisipasi Lonjakan Penumpang

Dalam konteks Jawa Barat, Pangandaran tercatat tetap mampu menjaga tekanan inflasi di bawah rata-rata wilayah. Kondisi ini menempatkan daerah tersebut sebagai salah satu model praktik baik pengendalian harga non-IHK yang diakui pemerintah provinsi.

Konteks Regional dan Tantangan Ekonomi ke Depan

Situasi harga pangan sepanjang 2025 masih dipengaruhi cuaca ekstrem dan tekanan biaya distribusi di beberapa sentra produksi. Karena itu, prestasi ini menjadi indikator penting bahwa instrumen pengendalian inflasi Pangandaran berjalan, sekaligus relevan untuk merespons tantangan ekonomi tahun mendatang.

Selain itu, digitalisasi layanan publik melalui TP2DD memberi ruang bagi pemerintah daerah mempercepat integrasi data harga, transparansi belanja publik, dan efisiensi pembayaran non-tunai. Sistem ini disebut menjadi salah satu penguatan tata kelola untuk mempercepat respons kebijakan ketika harga komoditas mulai bergejolak.

Baca juga: Strategi Pangandaran Menekan Inflasi dan Menyelamatkan Ekologi Pesisir

Dalam forum HLM, pemerintah provinsi menilai praktik Pangandaran sebagai contoh daerah yang mampu mengelola tekanan ekonomi dengan disiplin data dan strategi lintas sektor. Keberhasilan menjaga stabilitas harga dianggap penting karena inflasi daerah sangat menentukan daya beli masyarakat, khususnya rumah tangga dengan pengeluaran terbatas.

Capaian Pinunjul Award 2025 sekaligus menjadi sinyal bahwa strategi kolaboratif dalam pengendalian harga, ketahanan pangan, dan penguatan tata kelola tetap relevan untuk agenda pembangunan ekonomi daerah.

Pangandaran mempertahankan stabilitas harga lewat strategi pengendalian inflasi yang terukur dan kolaboratif sepanjang 2025. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpres Nomor 115 Tahun 2025

    Suara dari Ruang Kelas: Guru Honorer Protes Perpres 115/2025

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sudah lebih dari satu dekade Siti Rahmawati mengajar di sebuah sekolah negeri di Jawa Tengah. Setiap pagi ia masuk kelas, menyiapkan materi, dan mendampingi murid-muridnya seperti guru lain. Namun hingga kini, statusnya tetap guru honorer. Ketika pemerintah menerbitkan Perpres Nomor 115 Tahun 2025, harapan yang sempat tumbuh justru berubah menjadi kekecewaan. Siti […]

  • puasa pekerja migran Singapura

    Maghrib Masih Kerja: Kisah Astuti Puasa di Singapura

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Ketika azan maghrib berkumandang di banyak tempat, sebagian orang sudah duduk bersama keluarga di meja makan. Namun bagi sebagian pekerja migran Indonesia di Singapura, momen berbuka puasa sering datang di tengah pekerjaan yang belum selesai. Itulah yang dialami Astuti, pekerja migran asal Cilacap, Jawa Tengah. Selama lebih dari dua puluh tahun bekerja […]

  • pengawasan pengadaan barang”

    Mukena dan Sarung Dikorupsi Pejabat dan Anggota DPRD

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kasus korupsi mukena dan sarung Rp1,7 miliar menyoroti lemahnya pengawasan pengadaan barang pemerintah. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan korupsi pengadaan mukena dan sarung yang merugikan negara hingga Rp1,7 miliar kembali membuka persoalan klasik dalam tata kelola pemerintahan, khususnya lemahnya pengawasan pengadaan barang dan jasa. Perkara ini kini memasuki tahap persidangan setelah menyeret pejabat publik […]

  • pelantikan pejabat tasikmalaya

    262 ASN Dilantik Sekaligus, Langkah Berani Bupati Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 262 pejabat berdiri, mengucap sumpah, lalu resmi dilantik dalam satu waktu. Sekilas terlihat megah. Terlihat serius. Bahkan terasa penuh harapan. Namun di balik itu semua, muncul pertanyaan yang tidak semua orang berani ucapkan:apakah pelantikan pejabat Tasikmalaya ini benar-benar membawa perubahan, atau hanya rutinitas birokrasi yang diulang kembali? Fenomena Besar yang […]

  • Sumur Zamzam

    Kisah Sumur Zamzam, Dari Tangisan Seorang Ibu hingga Mengalir Ribuan Tahun

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Matahari membakar gurun Makkah siang itu. Hamparan pasir terlihat begitu luas dan nyaris tidak menyisakan harapan. Angin panas berembus pelan melewati lembah tandus yang saat itu bahkan belum menjadi kota. Di tempat sunyi itulah, seorang ibu berlari kecil sambil menahan panik. Namanya Siti Hajar. Di dekatnya, seorang bayi menangis kehausan. Tidak ada […]

  • Prospek kerja lulusan sarjana di tengah persaingan dunia kerja

    Jurusan Favorit Tapi Sulit Dapat Kerja, Ini Tips Menentukan Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Setiap tahun, jutaan calon mahasiswa berburu jurusan favorit. Nama jurusan sering dianggap sebagai tiket aman menuju masa depan mapan. Semakin populer sebuah jurusan, semakin tinggi pula kepercayaan bahwa lulusannya akan mudah terserap dunia kerja. Namun realitas di lapangan tidak selalu seindah brosur kampus. Di balik tingginya minat, sejumlah jurusan justru menyimpan risiko […]

expand_less