Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Garut Dini Hari, 23 Jiwa Berhasil Diselamatkan

Kebakaran Garut Dini Hari, 23 Jiwa Berhasil Diselamatkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran rumah semi permanen terjadi di Kampung Dayeuh Handap RT 04/RW 03, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (14/10/2026) dini hari. Dalam penanganan tersebut, sebanyak 23 jiwa berhasil diselamatkan, sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp120 juta.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut menerima laporan kejadian pada pukul 02.57 WIB. Petugas Mako Patriot kemudian bergerak pukul 02.58 WIB dan tiba di lokasi pukul 03.02 WIB.

Berdasarkan laporan Damkar Garut, petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan 14 personel untuk melakukan pemadaman serta pendinginan. Penanganan berlangsung hingga pukul 05.37 WIB dengan dukungan warga dan PLN.

Petugas Tiba Empat Menit Setelah Bergerak

Kronologi penanganan menunjukkan petugas bergerak satu menit setelah menerima laporan. Dari keberangkatan pukul 02.58 WIB hingga tiba di lokasi pukul 03.02 WIB, waktu perjalanan tercatat sekitar empat menit.

Jika dihitung sejak laporan diterima, rentang waktu sampai kedatangan petugas mencapai sekitar lima menit. Pembedaan ini penting untuk menjelaskan waktu respons secara akurat, tanpa mencampuradukkan waktu perjalanan dengan keseluruhan proses tanggap darurat.

Setibanya di Kampung Dayeuh Handap, petugas melakukan pemadaman dan melanjutkan pendinginan. Tahap pendinginan diperlukan untuk membantu mengantisipasi bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sebanyak empat unit mobil pemadam dan 14 personel mendukung penanganan di lokasi. Tim menyelesaikan proses tersebut pada pukul 05.37 WIB.

Sebanyak 23 Jiwa Berhasil Diselamatkan

Di tengah kejadian kebakaran, laporan Damkar Garut menyebut sebanyak 23 jiwa berhasil diselamatkan. Petugas juga bekerja bersama warga dan PLN untuk membantu penanganan serta melindungi aset di sekitar lokasi.

Keselamatan penghuni menjadi prioritas saat kebakaran terjadi di kawasan permukiman. Karena itu, warga perlu segera menjauh dari area berbahaya, menghindari kepulan asap, dan mengikuti arahan petugas.

Selain penyelamatan jiwa, upaya melindungi lingkungan sekitar juga penting untuk mengurangi risiko api merambat ke bangunan lain. Besarnya risiko dapat dipengaruhi bahan bangunan, jarak antarrumah, kondisi instalasi listrik, dan situasi saat kebakaran berlangsung.

Namun, informasi yang tersedia belum merinci tingkat kerusakan bangunan maupun identitas penghuni. Oleh sebab itu, berita ini tidak menambahkan jumlah rumah terdampak atau rincian korban yang belum dikonfirmasi.

Kerugian Diperkirakan Rp120 Juta

Laporan sementara memperkirakan kerugian material akibat kebakaran di Dayeuh Handap mencapai Rp120 juta. Sementara itu, penyebab kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik.

Dugaan tersebut belum boleh diperlakukan sebagai kesimpulan final. Penentuan penyebab pasti memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap lokasi kejadian dan kondisi instalasi listrik.

Meski demikian, dugaan gangguan listrik menjadi pengingat bagi warga untuk memeriksa keamanan instalasi rumah. Kabel yang terkelupas, stopkontak longgar, sambungan bertumpuk, serta peralatan listrik yang rusak dapat meningkatkan risiko gangguan dan kebakaran.

Warga sebaiknya mengganti kabel yang tidak layak, menghindari penggunaan sambungan listrik berlebihan, dan memakai perangkat sesuai kapasitasnya. Jika ditemukan tanda kerusakan, mintalah pemeriksaan teknisi yang kompeten.

Damkar Garut Ingatkan Pentingnya Pencegahan

Disdamkarmat Kabupaten Garut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik.

Pemeriksaan kabel, stopkontak, dan peralatan listrik secara berkala dapat membantu mengenali risiko sejak awal. Selain itu, warga perlu memastikan jalur keluar rumah tidak terhalang barang sehingga penghuni dapat segera menyelamatkan diri ketika keadaan darurat terjadi.

Ketika api mulai membesar, masyarakat sebaiknya mengutamakan evakuasi dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Jangan mengambil risiko untuk menyelamatkan barang ketika kondisi sudah membahayakan keselamatan.

Kebakaran di Dayeuh Handap memperlihatkan pentingnya kesiapsiagaan petugas dan masyarakat. Respons cepat membantu penanganan, tetapi langkah pencegahan di rumah tetap menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kejadian serupa.

Api dapat membesar dalam hitungan menit. Satu instalasi listrik yang diabaikan bisa berubah menjadi ancaman bagi keselamatan seluruh penghuni rumah. (Red)

  • Penulis: redaktur
expand_less