Persib vs Dewa United 2-2: Tertinggal Dua Gol, Maung Bandung Bangkit
- account_circle redaktur
- calendar_month Senin, 12 Okt 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Persib vs Dewa United.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Persib Bandung harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026) malam. Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama, Maung Bandung bangkit selepas jeda melalui Balša Sekulić dan Marc Klok.
Hasil ini menyelamatkan Persib dari kekalahan setelah tertinggal 0-2. Namun, kebangkitan tersebut belum cukup untuk mengamankan tiga poin. Persib memang unggul dalam sejumlah statistik serangan, tetapi Dewa United mampu memanfaatkan peluang pada babak pertama sebelum akhirnya kehilangan keunggulan.
Dewa United Unggul Dua Gol pada Babak Pertama
Persib berusaha mengambil inisiatif permainan di hadapan pendukungnya. Namun, Dewa United mampu memberikan perlawanan dan memanfaatkan peluang untuk membuka keunggulan.
Egy Maulana Vikri membawa Dewa United unggul pada menit ke-23. Gol tersebut membuat Persib harus mengejar ketertinggalan lebih awal.
Tekanan terhadap tuan rumah bertambah menjelang turun minum. Noah Sadaoui mencetak gol kedua Dewa United pada menit ke-45+1, sehingga tim tamu menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Situasi itu menuntut Persib mengubah pendekatan permainan selepas jeda. Selain meningkatkan tekanan ofensif, tuan rumah perlu menjaga konsentrasi agar tidak kembali memberi ruang bagi lawan untuk mengembangkan serangan.
Sekulić dan Marc Klok Mengubah Kedudukan
Persib menunjukkan respons setelah memasuki babak kedua. Balša Sekulić memperkecil ketertinggalan pada menit ke-51, mengubah skor menjadi 1-2 dan membuka kembali peluang tuan rumah untuk menyelamatkan pertandingan.
Tiga menit kemudian, Marc Klok mencetak gol penyeimbang pada menit ke-54. Persib berhasil menghapus defisit dua gol dalam waktu singkat dan mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Dua gol tersebut menjadi titik penting dalam pertandingan. Persib kembali memiliki peluang untuk mengejar kemenangan, sementara Dewa United harus berusaha mempertahankan keseimbangan setelah keunggulan mereka terhapus.
Meski demikian, skor tidak berubah hingga pertandingan berakhir. Persib terhindar dari kekalahan, tetapi harus menerima satu poin dari laga kandang tersebut.
Statistik Persib Lebih Unggul, tetapi Skor Tetap Imbang
Data pada tampilan statistik Flashscore memperlihatkan Persib lebih dominan dalam sejumlah aspek permainan. Meski begitu, keunggulan statistik tersebut tidak menghasilkan kemenangan.
Persib mencatat penguasaan bola sebesar 54 persen, sedangkan Dewa United membukukan 46 persen. Dalam total tembakan, Persib melepaskan 17 percobaan, sementara tim tamu mencatat tujuh tembakan.
Dari jumlah tersebut, enam tembakan Persib mengarah ke gawang, dibandingkan dua milik Dewa United. Persib juga unggul dalam tendangan sudut dengan tujuh kesempatan, sedangkan Dewa United memperoleh empat.
Berikut ringkasan statistik pertandingan berdasarkan tangkapan layar Flashscore:
- Penguasaan bola: Persib 54 persen, Dewa United 46 persen.
- Total tembakan: Persib 17, Dewa United 7.
- Tembakan tepat sasaran: Persib 6, Dewa United 2.
- Tembakan melenceng: Persib 11, Dewa United 5.
- Tendangan sudut: Persib 7, Dewa United 4.
- Offside: Persib 3, Dewa United 0.
- Tendangan bebas: Persib 6, Dewa United 13.
- Kartu kuning: Persib 0, Dewa United 1.
Angka tersebut menunjukkan Persib lebih aktif melepaskan tembakan dan lebih sering memperoleh peluang melalui tendangan sudut. Namun, jumlah tembakan tidak otomatis menggambarkan kualitas setiap peluang atau menjelaskan seluruh proses terjadinya gol.
Dewa United justru mampu mencetak dua gol pada babak pertama meskipun jumlah tembakannya lebih sedikit. Sementara itu, Persib membutuhkan dua gol setelah jeda untuk mengembalikan pertandingan ke posisi imbang.
Perbedaan tersebut menjadi salah satu catatan penting dari laga ini: produktivitas serangan perlu diimbangi dengan efektivitas penyelesaian akhir dan organisasi pertahanan yang konsisten.
Dua Gol pada Babak Pertama Menjadi Bahan Evaluasi
Hasil imbang ini menghadirkan dua sisi yang perlu diperhatikan. Persib menunjukkan daya juang dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol. Namun, kebangkitan tersebut tidak menghapus kebutuhan untuk mengevaluasi permainan pada babak pertama.
Tertinggal 0-2 membuat Persib harus mengejar skor dan meningkatkan tekanan setelah jeda. Situasi semacam ini dapat membatasi ruang bagi tim untuk mengendalikan pertandingan sesuai rencana awal.
Konsentrasi pertahanan menjadi salah satu aspek yang perlu diperiksa, terutama dalam mengantisipasi serangan lawan dan menjaga organisasi permainan. Persib juga perlu memaksimalkan peluang agar dominasi dalam jumlah tembakan dapat memberikan hasil yang lebih baik.
Meski demikian, statistik yang tersedia belum cukup untuk menetapkan satu faktor tertentu sebagai penyebab hasil imbang. Penilaian taktis yang lebih mendalam memerlukan pemeriksaan rekaman pertandingan, kualitas peluang, dan detail proses terjadinya gol.
Apa Arti Hasil 2-2 bagi Persib?
Persib berhasil menghindari kekalahan, tetapi gagal mengamankan tiga poin. Hasil ini memperlihatkan bahwa kemampuan mengubah momentum merupakan modal penting, sementara konsistensi sejak menit awal tetap menjadi bagian penting dari upaya meraih kemenangan.
Dewa United juga memiliki bahan evaluasi setelah keunggulan dua gol mereka tidak bertahan hingga peluit akhir. Tim tamu sempat berada dalam posisi menguntungkan, tetapi akhirnya harus menerima hasil imbang setelah Persib mencetak dua gol pada babak kedua.
Bagi Persib, pekerjaan berikutnya bukan sekadar mempertahankan semangat kebangkitan. Tim perlu menjaga permainan tetap stabil sejak awal, memperkuat organisasi pertahanan, dan memaksimalkan peluang ketika menyerang.
Hasil 2-2 ini sekaligus menunjukkan bahwa penguasaan bola dan jumlah tembakan hanyalah sebagian dari gambaran pertandingan. Kemampuan menjaga keunggulan, membaca perubahan momentum, dan mengambil keputusan pada momen penting turut menentukan hasil akhir.
Persib telah menunjukkan karakter dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol. Namun, satu poin ini juga menyisakan pekerjaan rumah: memperbaiki kekurangan sejak awal agar upaya mengejar skor tidak terus menjadi kebutuhan untuk menyelamatkan pertandingan. (Red)
- Penulis: redaktur






