Lomba Video Literasi Pangandaran, Daftar Sebelum 30 Agustus
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- visibility 65
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi gambar lomba video literasi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum di Kabupaten Pangandaran masih memiliki kesempatan mengikuti Lomba Video Literasi Pangandaran 2026. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Dispusip Pangandaran , batas pendaftaran ditetapkan sampai 30 Agustus 2026.
Lomba video konten literasi ini mengangkat tema “Perkembangan Budaya Baca dan Literasi di Kabupaten Pangandaran untuk Mewujudkan SDM yang Gemilang.” Karena itu, peserta mendapat ruang untuk menyampaikan gagasan mengenai budaya baca dan literasi melalui karya video.
Informasi yang tersedia juga mencantumkan sejumlah persyaratan peserta dan ketentuan karya. Namun, tidak seluruh detail teknis lomba terlihat dalam materi publikasi tersebut. Calon peserta karena itu perlu memastikan ketentuan terbaru langsung melalui kanal informasi penyelenggara sebelum mengirimkan karya.
Pendaftaran Lomba Literasi Pangandaran Sampai 30 Agustus
Batas waktu menjadi informasi penting bagi masyarakat yang ingin mengikuti lomba video literasi Pangandaran.
Poster mencantumkan 30 Agustus 2026 sebagai batas waktu pendaftaran. Dengan demikian, peserta yang memenuhi persyaratan perlu memperhatikan tenggat tersebut dan menyiapkan karya maupun persyaratan sejak awal.
Sasaran peserta cukup luas. Lomba ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum berusia 17 sampai 35 tahun yang berdomisili di Kabupaten Pangandaran.
Ketentuan tersebut membuat lomba tidak hanya menyasar lingkungan sekolah atau perguruan tinggi. Masyarakat umum dalam rentang usia yang ditentukan juga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi.
Selain itu, peserta perlu memperhatikan persyaratan domisili karena poster secara khusus mencantumkan Kabupaten Pangandaran.
Tema Lomba Mengangkat Budaya Baca dan Literasi
Tema menjadi bagian penting dalam lomba konten literasi Pangandaran 2026.
Penyelenggara mengangkat tema perkembangan budaya baca dan literasi di Kabupaten Pangandaran untuk mewujudkan SDM yang gemilang.
Tema tersebut memberikan ruang cukup luas bagi peserta untuk mengembangkan sudut pandang. Peserta dapat mengemas gagasan tentang budaya baca dan literasi sesuai kreativitas masing-masing, sepanjang tetap mengikuti ketentuan lomba.
Namun, peserta juga perlu memperhatikan aspek orisinalitas. Poster secara tegas mencantumkan bahwa video harus orisinal dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Ketentuan ini penting karena karya yang pernah dipublikasikan sebelumnya dapat berpotensi tidak memenuhi persyaratan. Peserta sebaiknya memastikan status karya sebelum mengirimkannya.
Peserta Lolos Seleksi Mendapat Pembekalan
Lomba video Pangandaran 2026 ini tidak berhenti pada proses pendaftaran.
Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Dispusip Pangandaran , peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pembekalan untuk perbaikan naskah serta bimbingan teknis pembuatan resensi.
Artinya, terdapat tahapan pembekalan setelah proses seleksi. Peserta yang lolos akan mendapatkan arahan berkaitan dengan penyempurnaan naskah dan pembuatan resensi.
Selanjutnya, poster menyebut karya yang lolos akan dibuatkan video dan diunggah ke akun YouTube peserta.
Informasi tersebut menunjukkan adanya tahapan lanjutan yang perlu diperhatikan peserta. Karena poster yang tersedia tidak mencantumkan seluruh rincian teknis, calon peserta sebaiknya mengonfirmasi format, durasi, mekanisme pengumpulan, serta ketentuan penilaian kepada penyelenggara.
Video Wajib Mencantumkan Elemen Dinas
Ada satu ketentuan lain yang tidak boleh luput dari perhatian.
Informasi tersebut menyebut video harus mencantumkan elemen Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pangandaran.
Peserta perlu memahami bentuk dan tata cara penggunaan elemen tersebut sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Sebab, materi poster hanya menyebut kewajiban mencantumkan elemen dinas tanpa menjelaskan secara rinci bentuk, ukuran, posisi, maupun aturan penggunaannya.
Karena itu, peserta sebaiknya tidak mengambil keputusan teknis hanya berdasarkan asumsi. Konfirmasi kepada penyelenggara menjadi langkah paling aman.
Poster juga mencantumkan QR code pendaftaran serta kanal media sosial untuk informasi lebih lanjut, yakni Facebook Dinas Perpustakaan Pangandaran dan Instagram @dispusip_pangandaran.
Jangan Hanya Mengejar Video yang Menarik
Dari sisi substansi, lomba ini menarik karena mempertemukan isu literasi dengan produksi konten digital.
Peserta bukan hanya perlu memikirkan tampilan video. Gagasan yang sesuai tema juga menjadi bagian penting agar karya memiliki pesan yang jelas.
Di sisi lain, peserta perlu berhati-hati menggunakan materi visual, musik, foto, video, maupun elemen digital milik pihak lain. Ketentuan poster memang menyebut karya harus orisinal, sehingga peserta sebaiknya memastikan seluruh materi yang digunakan tidak menimbulkan persoalan hak cipta.
Untuk informasi yang tidak tercantum dalam Dispusip Pangandaran, AlbadarPost tidak menambahkan atau mengasumsikan ketentuan lain. Detail seperti hadiah, jumlah pemenang, durasi video, format berkas, kriteria penilaian, dan tanggal pengumuman perlu dikonfirmasi kepada penyelenggara apabila belum tersedia dalam petunjuk resmi.
Dengan batas pendaftaran 30 Agustus 2026, calon peserta sebaiknya tidak menunggu sampai mendekati tenggat.
Pada akhirnya, lomba ini bukan sekadar soal siapa yang mampu membuat video paling menarik. Yang lebih penting adalah siapa yang mampu mengubah gagasan tentang budaya baca menjadi cerita yang membuat orang lain ingin membaca, berpikir, dan bergerak. Di situlah literasi menemukan panggungnya. (GZ)
- Penulis: redaktur







Saat ini belum ada komentar