Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kebakaran Sodonghilir, Tujuh Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Sodonghilir, Tujuh Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dalam hitungan waktu, tujuh keluarga di Kampung Satron, Desa Parumasan, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, kehilangan tempat yang selama ini mereka sebut rumah. Kebakaran Sodonghilir yang terjadi pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB tidak merenggut korban jiwa, tetapi meninggalkan 25 warga dari tujuh kepala keluarga dalam kondisi terdampak. Berdasarkan laporan lapangan, kebakaran rumah di Sodonghilir menghanguskan bangunan beserta harta benda milik warga, sementara kebutuhan darurat kini menjadi perhatian utama.

Saat kobaran api berhasil dipadamkan, yang tersisa bukan hanya puing-puing bangunan. Sejumlah keluarga harus menghadapi kenyataan pahit karena kehilangan tempat berlindung dan berbagai barang yang selama bertahun-tahun mereka kumpulkan.

Api Padam, Perjuangan Korban Baru Dimulai

Peristiwa kebakaran terjadi di Kampung Satron RT 028 RW 010, Desa Parumasan. Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih belum dijelaskan dalam laporan yang diterima.

Berdasarkan data lapangan, petugas menerima laporan sekitar pukul 17.00 WIB. Lima menit kemudian tim bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 18.40 WIB untuk melakukan penanganan.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB. Sejumlah armada dikerahkan, antara lain Sentosa Fire Truck, Fire Jeep, Isuzu Sincan, serta dukungan Unit Tagana yang membawa peralatan pemadam.

Respons tersebut difokuskan untuk mencegah api meluas ke rumah lain di sekitar lokasi sekaligus memastikan area benar-benar aman setelah kebakaran berhasil dikendalikan.

Tujuh Keluarga Kini Menghadapi Hari-Hari Sulit

Musibah ini berdampak pada tujuh kepala keluarga dengan total 25 jiwa.

Mereka terdiri atas keluarga Yana, Mumus, Ihak, Nunung, Oni, Atar, dan Aap. Di antara warga terdampak terdapat beberapa anak yang masih menempuh pendidikan.

Selain kehilangan tempat tinggal, para korban juga kehilangan berbagai perlengkapan rumah tangga dan harta benda yang belum sempat diselamatkan.

Hingga kini, nilai kerugian materi masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat dipastikan secara keseluruhan.

Apa yang Paling Dibutuhkan Korban Saat Ini?

Setelah api berhasil dipadamkan, perhatian kini beralih pada kebutuhan dasar warga terdampak.

Berdasarkan laporan lapangan, korban kebakaran membutuhkan pakaian layak pakai, selimut, makanan siap saji, terpal atau tenda darurat, perlengkapan mandi, hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak.

Bantuan tersebut dinilai penting agar keluarga terdampak dapat menjalani aktivitas sehari-hari sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut.

Selain bantuan logistik, dukungan dari masyarakat juga menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit dari musibah yang mereka alami.

Musibah Datang Tanpa Peringatan

Kebakaran selalu menjadi bencana yang sulit diprediksi. Dalam waktu singkat, rumah yang menjadi tempat berkumpul keluarga dapat berubah menjadi puing.

Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran perlu terus ditingkatkan, mulai dari pemeriksaan instalasi listrik hingga penggunaan peralatan rumah tangga secara aman.

Di sisi lain, solidaritas masyarakat menjadi harapan besar bagi warga yang kini harus memulai kembali kehidupan mereka dari awal.

Harapan Baru dari Kepedulian Bersama

Meski api telah padam, perjuangan tujuh keluarga di Kampung Satron belum selesai. Mereka masih membutuhkan bantuan agar dapat melewati masa-masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal.

Pemerintah desa bersama instansi terkait diharapkan terus melakukan pendataan lanjutan sehingga kebutuhan para korban dapat dipenuhi secara tepat sasaran.

Sementara itu, masyarakat yang ingin membantu dapat menyalurkan dukungan sesuai kebutuhan mendesak yang telah diidentifikasi di lapangan. Setiap bantuan, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi keluarga yang sedang berupaya membangun kembali kehidupannya.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, musibah ini meninggalkan luka yang tidak hanya berupa bangunan yang hangus, melainkan juga hilangnya rasa aman yang selama ini dirasakan para penghuninya.

Malam itu kobaran api memang berhasil dipadamkan. Namun bagi tujuh keluarga di Kampung Satron, perjuangan sesungguhnya baru dimulai ketika bara berubah menjadi abu. Saat rumah hilang, kepedulian menjadi tempat pertama untuk kembali berpulang. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rapat koordinasi pencegahan stunting Jawa Barat di Gedung Sate Bandung bersama Wakil Bupati Tasikmalaya

    Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Stunting Jawa Barat kembali menjadi sorotan serius. Kasus stunting, gizi buruk anak, serta kekurangan nutrisi masih menjadi tantangan nyata yang harus segera ditangani. Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan keluarga sebagai garda terdepan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi Pencegahan, Percepatan, dan Penurunan Stunting […]

  • Norwegia Donasi Gaza

    Norwegia Donasikan Laba Laga Kontra Israel untuk Gaza

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Norwegia Donasi Gaza menjadi sorotan setelah Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) memutuskan menyalurkan seluruh keuntungan pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Israel untuk bantuan kemanusiaan Gaza. Dana tersebut akan disalurkan melalui organisasi medis internasional Doctors Without Borders atau Médecins Sans Frontières (MSF) guna mendukung pelayanan kesehatan dan bantuan darurat bagi warga sipil yang […]

  • Portugal vs Kroasia

    Ronaldo atau Modric, Siapa Akhiri Mimpi di Toronto?

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Portugal vs Kroasia menjadi salah satu pertandingan paling emosional di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Laga di Toronto Stadium bukan hanya menentukan satu tiket menuju babak 16 besar, tetapi juga berpotensi menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo atau Luka Modric di panggung sepak bola terbesar dunia. Selama lebih dari dua […]

  • Kepercayaan Nasabah

    Saat Kepercayaan Nasabah Diuji di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Ponsel bergetar. Notifikasi transaksi masuk. Dalam hitungan detik, uang berpindah dari satu rekening ke rekening lain tanpa perlu bertemu kasir atau mengisi formulir panjang seperti dulu. Teknologi memang membuat layanan perbankan semakin cepat. Namun ada satu hal yang tidak dapat bergerak secepat uang digital: kepercayaan. Karena itulah, ketika muncul laporan dugaan dana […]

  • peredaran miras

    Pemkot Tasikmalaya Gagalkan Peredaran Miras Jelang Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pemkot Tasikmalaya menggagalkan peredaran miras jelang Tahun Baru demi melindungi warga dan ketertiban publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya menggagalkan peredaran miras skala besar menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026. Aparat Satpol PP menemukan ribuan botol minuman beralkohol yang disimpan di sebuah gudang di Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Kawalu, Senin, 22 Desember 2025. […]

  • Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan menjelaskan pencairan TPP ASN Tasikmalaya yang disebut sudah dibayarkan namun masih terkendala administrasi dinas.

    Bikin Tenang! Ini Penjelasan Wali Kota Soal TPP ASN Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu TPP ASN Tasikmalaya atau tunjangan penghasilan pegawai kembali menjadi sorotan setelah sejumlah aparatur sipil negara (ASN) mengeluhkan keterlambatan pencairan. Di tengah ramai pertanyaan soal TPP pegawai Pemkot Tasikmalaya, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan akhirnya memberikan penjelasan langsung yang cukup menenangkan sekaligus membuka fakta baru terkait alur pencairan insentif tersebut. […]

expand_less