Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Siswi SMP Garut Raih Emas Kejurnas Panahan

Siswi SMP Garut Raih Emas Kejurnas Panahan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Nadya Nurazizah mencatatkan namanya di jajaran atlet muda terbaik Indonesia. Siswi kelas IX SMP Negeri 2 Garut itu berhasil meraih medali emas Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026 setelah menjadi juara Kategori Individu Nasional U-18 Putri pada ajang MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Rabu (29/7/2026).

Prestasi tersebut sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Garut dan Provinsi Jawa Barat, yang kembali menunjukkan kekuatan pembinaan atlet panahan usia muda di tingkat nasional.

Namun, keberhasilan Nadya tidak hanya berbicara tentang satu medali emas. Di balik bidikan yang tepat sasaran, tersimpan perjalanan panjang yang dibangun melalui latihan, disiplin, dukungan keluarga, dan kepercayaan para pelatih.

Emas yang Menjadi Bukti Konsistensi

Ratusan atlet muda dari berbagai provinsi turun bertanding di Kudus dengan satu tujuan yang sama, yakni menjadi yang terbaik di tingkat nasional.

Di tengah persaingan itu, Nadya mampu menjaga ketenangan hingga akhir pertandingan. Ketepatan setiap anak panah yang dilepaskannya mengantarkan atlet muda asal Garut tersebut berdiri di podium tertinggi kategori Individu Nasional U-18 Putri.

Prestasi Nadya tidak berhenti di nomor perorangan. Bersama tim Jawa Barat, atlet yang tergabung dalam Siliwangi Archery Club Garut (SACG) itu juga meraih Juara 2 kategori Beregu Nasional U-18 Putri.

Dua medali dalam satu kejuaraan menjadi pencapaian penting bagi seorang atlet yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Dukungan Keluarga Menjadi Energi Besar

Di tribun pertandingan, Ridwan Effendi mengikuti setiap momen perjuangan putrinya.

Sebagai ayah, ia mengaku bangga sekaligus bersyukur dapat menyaksikan langsung Nadya meraih prestasi nasional.

Ridwan yang juga menjabat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, tim panahan Kabupaten Garut, kontingen Jawa Barat, serta seluruh pihak yang selama ini memberikan doa, semangat, dan motivasi kepada Nadya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hasil kerja satu orang. Prestasi itu lahir dari kolaborasi antara atlet, pelatih, keluarga, dan lingkungan yang terus memberikan dukungan.

Harapan Baru bagi Olahraga Garut

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Nadya.

Ia berharap pencapaian tersebut menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Menurut Asep, Nadya memiliki peluang untuk berkembang menjadi atlet andalan Jawa Barat apabila mampu menjaga konsistensi latihan dan prestasinya.

Selain itu, keberhasilan atlet muda tersebut diharapkan mampu memotivasi generasi berikutnya agar semakin percaya diri mengikuti jejak yang sama.

Semakin banyak atlet muda berprestasi, semakin kuat pula posisi Garut sebagai salah satu daerah yang mampu melahirkan talenta olahraga nasional.

Jawa Barat Tampil Kompetitif di Tingkat Nasional

MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 mempertemukan ratusan atlet panahan junior dari berbagai provinsi.

Pada klasemen akhir, kontingen Jawa Tengah keluar sebagai juara umum. Sementara itu, Jawa Barat menempati posisi kedua, disusul DKI Jakarta di peringkat ketiga.

Kontribusi Nadya melalui medali emas individu dan medali perak beregu menjadi bagian penting dari pencapaian kontingen Jawa Barat dalam kejuaraan tersebut.

Hasil itu menunjukkan bahwa regenerasi atlet panahan di Jawa Barat terus berkembang dan mampu bersaing secara konsisten di tingkat nasional.

Sebuah Awal, Bukan Garis Akhir

Bagi sebagian orang, medali emas mungkin menjadi tujuan akhir. Namun, bagi Nadya Nurazizah, pencapaian di Kudus justru membuka pintu menuju tantangan yang lebih besar.

Perjalanan seorang atlet tidak ditentukan oleh satu pertandingan. Ia dibentuk melalui latihan yang berulang, kegagalan yang diterima dengan lapang dada, dan keberanian untuk kembali berdiri di garis tembak pada kompetisi berikutnya.

Garut kini memiliki alasan baru untuk optimistis. Dari daerah yang dikenal dengan keindahan alamnya, lahir atlet muda yang mampu membuktikan bahwa kerja keras dapat mengantarkan mimpi menuju podium nasional.

Anak panah terakhir Nadya memang sudah menancap tepat di pusat sasaran. Namun, bidikan terbesarnya baru saja dimulai—membawa nama Garut menuju panggung olahraga Indonesia yang lebih tinggi. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi lebaran Nusantara dengan masyarakat mengenakan pakaian adat dan berkumpul dalam perayaan budaya daerah

    Jarang Diketahui! Tradisi Lebaran Unik dari Berbagai Daerah

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk dalam perayaan Idulfitri. Tradisi Lebaran Nusantara menyimpan banyak cerita menarik yang belum banyak diketahui. Tradisi Lebaran ini, atau yang sering disebut budaya Lebaran daerah dan kebiasaan Idulfitri unik, menunjukkan bagaimana masyarakat merayakan hari kemenangan dengan cara yang khas dan penuh makna. Pertama, Indonesia terdiri […]

  • kecelakaan terjun payung

    Polres Pangandaran Hentikan Aktivitas Terjun Payung

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Dua atlet tewas dalam kecelakaan terjun payung di Pangandaran, polisi hentikan kegiatan dan soroti keselamatan. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran menghentikan sementara seluruh aktivitas terjun payung setelah dua atlet meninggal dunia dalam insiden kecelakaan di Perairan Laut Bojongsalawe, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Peristiwa ini menyorot aspek keselamatan kegiatan olahraga udara sekaligus lemahnya koordinasi […]

  • Hari Jadi Tasikmalaya

    Napak Tilas Sambut Hari Jadi Tasikmalaya Ke-394

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hari Jadi Tasikmalaya ke-394 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk kembali menengok jejak sejarah daerah. Melalui kegiatan napak tilas sejarah Tasikmalaya, Bupati Tasikmalaya bersama jajaran pemerintah berziarah ke situs bersejarah sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus memperkuat semangat pembangunan yang berpijak pada nilai budaya dan kearifan lokal. Kegiatan tersebut berlangsung […]

  • Ilustrasi pelajar Indonesia di era digital dengan sorotan krisis karakter dan pendidikan moral saat Hardiknas 2026

    Hardiknas 2026: Nilai Sekolah Naik, Tapi Kasus Bullying dan Etika Pelajar Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan Hardiknas 2026 atau Hari Pendidikan Nasional tahun ini menghadirkan kegelisahan baru di tengah masyarakat. Di satu sisi, pendidikan Indonesia terus berkembang dengan dukungan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan sistem pembelajaran modern. Namun di sisi lain, kasus bullying, kekerasan pelajar, hingga rendahnya etika digital justru semakin sering muncul. Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan […]

  • IPSKA Garut

    Tak Perlu ke Bandung, UMKM Garut Kini Lebih Mudah Ekspor

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IPSKA Garut resmi beroperasi dan membawa kabar baik bagi pelaku usaha di Kabupaten Garut. Kini, Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) hadir sebagai layanan penerbitan dokumen ekspor yang memudahkan eksportir dan UMKM mengurus Surat Keterangan Asal (SKA) tanpa harus pergi ke Tasikmalaya atau Bandung. Bagi sebagian pelaku usaha, perubahan ini bukan sekadar […]

  • wakil wali kota tasikmalaya soroti minimnya perhatian priangan timur dan pentingnya peran media lokal dalam pembangunan

    Terungkap! Ketimpangan Priangan Timur, Ini Pernyataan Rd. Diky Candranegara

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu ketimpangan perhatian terhadap Priangan Timur kembali mencuat. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, mengaku sempat merasa kecewa melihat minimnya perhatian terhadap kawasan tersebut. Namun, ia mulai melihat arah perubahan seiring menguatnya kolaborasi di sektor penyiaran. Dalam pernyataannya, Diky menyinggung bahwa wilayah Priangan Timur selama ini belum mendapatkan porsi perhatian yang […]

expand_less