Leuwipanjang Lumpuh, Tabrakan Beruntun Memakan Korban
- account_circle redaktur
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Polisi sedang mengatur lalulintas akibat tabrakan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com,BERITA DAERAH – Aktivitas lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Leuwipanjang, Kota Bandung, mendadak tersendat pada Rabu (29/7/2026) setelah terjadi tabrakan Leuwipanjang yang melibatkan sebuah truk, dua mobil minibus, sejumlah sepeda motor, dan sebuah gerobak pedagang. Kecelakaan beruntun itu menyebabkan satu orang meninggal dunia, sementara petugas kepolisian bergerak cepat mengevakuasi kendaraan serta mengurai kemacetan yang sempat mengular.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab tabrakan Leuwipanjang masih dalam penyelidikan Satlantas Polrestabes Bandung. Polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai faktor yang memicu kecelakaan sehingga proses pemeriksaan masih terus berlangsung.
Jalur Padat Bandung Selatan Mendadak Macet
Leuwipanjang merupakan salah satu koridor lalu lintas tersibuk di Kota Bandung. Kawasan ini menjadi akses menuju Terminal Leuwipanjang sekaligus jalur penghubung kendaraan dari dan menuju Bandung bagian selatan. Pada jam-jam tertentu, ruas Jalan Soekarno-Hatta dikenal memiliki volume kendaraan yang tinggi.
Kondisi tersebut membuat dampak kecelakaan Leuwipanjang cepat terasa. Sejumlah kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena sebagian badan jalan digunakan untuk proses evakuasi.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait segera mengatur arus lalu lintas agar antrean kendaraan tidak semakin panjang. Setelah kendaraan yang terlibat berhasil dipindahkan dari lokasi kejadian, arus kendaraan mulai kembali bergerak secara bertahap.

Korban tabrakan Leuwipanjang, Rabu (29/7/2026). (Foto: Istimewa).
Polisi Fokus Evakuasi dan Olah TKP
Berdasarkan informasi sementara dari kepolisian, kendaraan yang terlibat terdiri atas satu truk, dua mobil minibus, beberapa sepeda motor, serta gerobak milik pedagang di sekitar lokasi.
Besarnya jumlah kendaraan yang terdampak membuat proses penanganan di lapangan dilakukan secara bertahap. Selain mengevakuasi kendaraan, petugas juga mengamankan lokasi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Riefky Adi Perdana, membenarkan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Hingga kini, kepolisian belum mengungkap identitas korban maupun rincian kondisi korban lainnya karena proses pendataan masih berlangsung.
Penyebab Kecelakaan Masih Didalami
Di balik penanganan lalu lintas, penyidik juga mengumpulkan berbagai informasi untuk menyusun kronologi kecelakaan secara utuh.
Pemeriksaan dilakukan melalui olah TKP, keterangan saksi, serta pengecekan kendaraan yang terlibat. Karena proses penyelidikan belum selesai, kepolisian belum menyampaikan dugaan resmi mengenai penyebab kecelakaan maupun kemungkinan adanya unsur kelalaian.
Masyarakat diimbau menunggu hasil penyelidikan agar informasi yang beredar tidak didasarkan pada spekulasi.
Keselamatan Berkendara Tetap Menjadi Prioritas
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya, terutama di ruas yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi.
Memastikan kondisi kendaraan tetap layak jalan, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Meski penyebab pasti tabrakan masih menunggu hasil penyelidikan resmi, disiplin berlalu lintas tetap menjadi tanggung jawab seluruh pengguna jalan.
Satu detik kelengahan dapat mengubah perjalanan menjadi duka. Di jalan raya, keselamatan bukan hanya tujuan, melainkan tanggung jawab setiap orang yang berada di balik kemudi. (Red)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar