Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kemenekraf Dorong Talenta Digital Lewat BDD 2025 di Bandung

Kemenekraf Dorong Talenta Digital Lewat BDD 2025 di Bandung

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemenekraf kembangkan talenta digital melalui BDD 2025 untuk memperkuat ekonomi kreatif nasional.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah menegaskan strategi baru dalam membangun sumber daya manusia ekonomi kreatif. Melalui Badan Ekraf Developer Day (BDD) 2025 di Bandung, Kementerian Ekonomi Kreatif menyiapkan 1.000 talenta digital yang diharapkan mampu menjadi motor pertumbuhan industri berbasis teknologi. Program ini dirancang untuk memastikan penguasaan teknologi tidak menjauhkan manusia dari peran utamanya, melainkan memperkuat kapasitas kreatif yang relevan bagi pasar masa depan.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan arah kebijakan kementerian adalah menjadikan teknologi digital sebagai pendorong kreativitas, bukan pengganti tenaga kerja. BDD 2025, menurut dia, bukan hanya membangun keterampilan teknis peserta, tetapi juga karakter wirausaha digital. Peserta dituntut berkembang sebagai pembuat produk, bukan sekadar konsumen teknologi. Pemerintah ingin memastikan talenta digital Indonesia mampu bersaing di tengah percepatan transformasi ekonomi sebagaimana arahan Presiden Prabowo.

“Kreativitas berbasis digital memberi nilai tambah bagi daerah. BDD 2025 menjadi ruang temu untuk menyiapkan masa depan kreatif Indonesia, memastikan talenta kita adaptif dan tetap menjaga jati diri bangsa,” kata Teuku Riefky dalam sambutan pembukaan.

Kebutuhan mempercepat penciptaan talenta baru didorong tren investasi ekonomi kreatif. Subsektor aplikasi kini menjadi penopang utama dan menyumbang 66 persen dari realisasi target investasi tahunan. Data tersebut menunjukkan permintaan industri yang terus tumbuh untuk produk digital yang relevan dengan kemajuan teknologi. Pemerintah memandang celah ini sebagai peluang strategis untuk memperbesar kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional.

Bandung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena posisi Jawa Barat sebagai salah satu pusat industri kreatif terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), provinsi ini memproyeksikan 6,24 juta pekerja kreatif pada 2025. Angka tersebut merupakan kontribusi terbesar secara nasional. Infrastruktur pendidikan, komunitas teknologi, serta pertumbuhan startup di wilayah ini juga dipandang menunjang percepatan pengembangan talenta digital.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menilai ekonomi kreatif akan menjadi salah satu penentu masa depan Indonesia. Ia menekankan bahwa ekosistem ini harus dikelola dengan tiga unsur penting: talenta, teknologi, dan toleransi. Herman menilai penting bagi pemerintah daerah dan pusat untuk menciptakan peluang digital baru yang tidak hanya bergantung pada model yang sudah mapan. Dengan keterampilan yang terus diperbarui, talenta digital dapat menciptakan inovasi sekaligus membuka lapangan usaha.

Baca juga: Sejarah BPK dan Arah Baru Pengawasan Keuangan Negara

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf Muhammad Neil El Himam menambahkan bahwa Indonesia memiliki jumlah pengguna internet yang besar serta pasar digital yang terus berkembang. Potensi tersebut perlu diarahkan agar pelaku kreatif tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga kompetitif pada level global. Ia menegaskan bahwa program-program Kemenekraf akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas talenta digital sehingga sektor ini mampu menjadi pilar pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kokoh.

Mengapa Penguatan Talenta Digital Penting

Kebutuhan industri terhadap keahlian digital semakin meningkat. Kompetensi teknis, kemampuan memecahkan masalah, serta pemahaman terhadap tren global menjadi prasyarat utama dalam menciptakan inovasi. Melalui BDD 2025, pemerintah ingin menutup kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga ahli yang kompeten. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Talenta Digital sebagai Pilar Ekosistem Baru

Penguatan talenta digital bukan hanya upaya menyiapkan tenaga kerja. Pemerintah menilai bahwa sektor ini berpotensi menjadi pondasi baru ekonomi nasional. Dengan jumlah kreator yang semakin besar, Indonesia dapat mendorong ekspor produk digital, memperluas pasar global, dan menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas. Program seperti BDD 2025 menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing ini.

Kemenekraf memperkuat ekosistem kreatif nasional lewat pengembangan talenta digital agar Indonesia lebih kompetitif di era ekonomi baru. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ucapan Kasar Islam

    Viral Konflik Mantan Pasangan, Islam Tegas Soal Ucapan Kasar dan Cacian

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ucapan kasar Islam kembali menjadi perbincangan setelah publik ramai membahas konflik yang melibatkan mantan pasangan. Perdebatan di media sosial pun bermunculan. Sebagian membela, sebagian menyalahkan. Namun di tengah hiruk-pikuk komentar itu, muncul pertanyaan yang lebih penting: bagaimana sebenarnya Islam memandang ucapan kasar, makian, atau kata-kata yang menyakitkan saat hubungan suami istri telah […]

  • Persib vs Bhayangkara

    Bhayangkara vs Persib: Saat Tekanan Juara Bertemu Tim Penuh Kejutan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada pertandingan yang sekadar soal tiga poin. Namun ada juga pertandingan yang perlahan berubah menjadi ujian mental satu musim penuh. Laga antara FC Bhayangkara melawan Persib Bandung terasa seperti itu. Di atas kertas, Persib memang lebih unggul. Klasemen memihak mereka. Statistik juga berbicara jelas. Maung Bandung duduk di papan atas dengan […]

  • Penghulu Nikah

    Penghulu Nikah, Ini Peran Pentingnya

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Gedung resepsi bisa dipilih jauh-jauh hari. Dekorasi, katering, hingga gaun pengantin sering menjadi perhatian utama calon mempelai. Namun, di balik semua persiapan itu, masih banyak pasangan yang belum memahami peran penghulu nikah. Padahal, kehadiran penghulu saat akad nikah dan pencatatan nikah menjadi penentu apakah sebuah pernikahan memperoleh pengakuan penuh, baik menurut syariat […]

  • Al Hikam Ibnu Athaillah

    Saat Manusia Sok Jadi Manajer Takdir

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara notifikasi ponsel belum berhenti sejak subuh. Ada tagihan, daftar kebutuhan rumah, harga sembako yang naik, sampai target pekerjaan yang terus bertambah. Di tengah hiruk pikuk itu, banyak orang lupa bahwa Al Hikam Ibnu Athaillah, hikmah Ibnu Athaillah, dan ajaran tentang tawakal dan ikhtiar sesungguhnya hadir untuk mengingatkan manusia agar tidak tenggelam […]

  • Perpres Nomor 115 Tahun 2025

    Suara dari Ruang Kelas: Guru Honorer Protes Perpres 115/2025

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sudah lebih dari satu dekade Siti Rahmawati mengajar di sebuah sekolah negeri di Jawa Tengah. Setiap pagi ia masuk kelas, menyiapkan materi, dan mendampingi murid-muridnya seperti guru lain. Namun hingga kini, statusnya tetap guru honorer. Ketika pemerintah menerbitkan Perpres Nomor 115 Tahun 2025, harapan yang sempat tumbuh justru berubah menjadi kekecewaan. Siti […]

  • Penipuan pinjaman

    Putusan MA Menegaskan Penipuan Berkedok Pinjaman

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung Nomor 736 K/Pid/2025 menegaskan satu hal penting: kebohongan yang digunakan untuk meyakinkan orang agar memberikan pinjaman uang bukan sekadar wanprestasi, melainkan tindak pidana penipuan. Di tengah praktik pinjam-meminjam yang kerap berbasis relasi personal dan rasa saling percaya, putusan ini relevan karena menyentuh ruang paling rentan dalam kehidupan warga—kepercayaan yang […]

expand_less