Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Bakti kepada Ibu: Prioritas Utama Muslim

Bakti kepada Ibu: Prioritas Utama Muslim

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 254
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Islam menempatkan ibu sebagai prioritas utama bakti umat karena pengorbanan dan perannya dalam kehidupan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Ajaran Islam menempatkan ibu pada posisi paling utama dalam urusan bakti dan penghormatan keluarga. Penegasan ini bukan sekadar pesan moral, melainkan prinsip dasar yang berdampak langsung pada cara umat membangun relasi keluarga, etika sosial, dan tanggung jawab antar generasi.

Dalam sejumlah hadits sahih, Rasulullah SAW menegaskan bahwa ibu adalah pihak yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dari anaknya. Penekanan tersebut menunjukkan bahwa kemuliaan ibu bukan simbol, melainkan kewajiban yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Di tengah perubahan sosial dan tekanan ekonomi yang kian kompleks, ajaran ini menjadi rujukan penting. Bakti kepada ibu tidak hanya bernilai ibadah personal, tetapi juga menjadi fondasi ketahanan keluarga dan pendidikan moral masyarakat.


Hadits Sahih Menegaskan Prioritas Bakti

Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah menjadi rujukan utama dalam menjelaskan posisi ibu. Dalam riwayat itu, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW tentang siapa yang paling berhak diperlakukan dengan baik.

Jawaban Rasulullah tegas dan berulang. “Ibumu,” ujar beliau. Ketika pertanyaan itu diulang hingga tiga kali, jawaban yang sama tetap diberikan. Baru pada pertanyaan keempat, Rasulullah menyebut ayah.

Para ulama menjelaskan, pengulangan tersebut bukan tanpa makna. Ibu disebut tiga kali karena memikul beban biologis dan psikologis yang tidak dapat digantikan. Proses mengandung, melahirkan, dan menyusui dipandang sebagai bentuk pengorbanan besar yang tidak terputus, bahkan sebelum seorang anak mampu mengenal dunia.

Hadits lain yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Mughirah bin Syu’bah semakin mempertegas posisi tersebut. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa Allah mengharamkan perbuatan durhaka kepada ibu. Larangan ini menempatkan durhaka kepada ibu sebagai dosa besar dengan konsekuensi moral dan spiritual yang serius.


Kemuliaan Ibu dalam Kerangka Jihad dan Ibadah

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menyandingkan bakti kepada orang tua—terutama ibu—dengan konsep jihad. Seorang sahabat datang meminta izin untuk berjihad. Rasulullah justru menanyakan keberadaan orang tuanya. Ketika dijawab masih ada, Rasulullah memerintahkan agar jihad dilakukan dengan merawat dan berbakti kepada mereka.

Baca juga: “Ayah Ambil Rapor”, Kebijakan Hangat yang Dangkal

Makna hadits ini memberi perspektif luas. Jihad tidak selalu bermakna angkat senjata. Dalam konteks keluarga, merawat ibu yang telah berkorban seumur hidup dipandang sebagai perjuangan moral yang nilainya tinggi di sisi Allah.

Ungkapan “surga di bawah telapak kaki ibu” kerap dipahami sebagai simbol kedekatan antara bakti kepada ibu dan keselamatan akhirat. Artinya, jalan menuju ridha Allah tidak terpisah dari cara seorang anak memperlakukan ibunya dengan hormat, sabar, dan tanggung jawab.


Pesan Sosial di Balik Ajaran Keagamaan

Kemuliaan ibu dalam Islam tidak berdiri sendiri sebagai doktrin spiritual. Ia membawa pesan sosial yang jelas. Ketika ibu dihormati, struktur keluarga menjadi lebih kuat. Ketika ibu dirawat, nilai empati dan tanggung jawab diwariskan kepada generasi berikutnya.

Larangan durhaka kepada ibu juga berfungsi sebagai pagar moral. Islam tidak hanya memerintahkan kebaikan, tetapi juga memberi batas tegas terhadap perilaku yang merusak relasi keluarga. Dalam konteks masyarakat modern, pesan ini relevan untuk mencegah kekerasan verbal, pengabaian, hingga penelantaran orang tua.

Baca juga: Makna Ayat Seribu Dinar dalam Ikhtiar Rezeki

Para ulama menekankan bahwa bakti kepada ibu tidak berhenti pada ucapan. Ia menuntut kesediaan mendengar, membantu, dan menjaga martabat ibu dalam kondisi apa pun, termasuk saat usia lanjut dan kondisi kesehatan menurun.


Konteks Kekinian dan Dampak bagi Umat

Di tengah meningkatnya beban hidup, ajaran tentang kemuliaan ibu menjadi pengingat penting bagi umat Islam. Bakti kepada ibu bukan hanya urusan ibadah individual, tetapi juga bagian dari etika publik dalam membangun masyarakat yang beradab.

Islam menempatkan ibu sebagai pintu utama menuju ridha Allah. Menghormati dan merawatnya adalah investasi moral yang dampaknya melampaui keluarga inti. Ia membentuk karakter, memperkuat solidaritas sosial, dan menjaga nilai kemanusiaan dalam kehidupan bersama.


Ajaran Islam tentang kemuliaan ibu menegaskan satu hal mendasar: kualitas iman tercermin dari cara seorang anak memperlakukan ibunya. Bakti bukan simbol, melainkan tanggung jawab seumur hidup yang menjadi jalan menuju ridha Allah.

Islam menempatkan ibu sebagai prioritas bakti karena pengorbanannya, menjadikannya jalan utama menuju ridha Allah dan surga. (Red)


Alfatihah bagi ibu para pembaca AlbadarPost yang telah wafat.


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan kerja DPR RI dan Kemenhub meninjau pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya di Stasiun Rajapolah

    Rajapolah–Pirusa, Strategi Transportasi Baru Tasikmalaya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong penguatan sektor transportasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu langkah strategis yang kini menguat adalah reaktivasi stasiun dan pengembangan perkeretaapian Kabupaten Tasikmalaya, yang mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat. Komitmen tersebut tampak dalam kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI bersama Direktur Jenderal Perkeretaapian […]

  • Mazhab Empat

    Apa Itu Madzahibul Arba’ah? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pagi itu, suara sandal masih terdengar bersahutan seusai salat Magrib di sebuah masjid kampung. Beberapa jamaah belum beranjak pulang. Ada yang masih duduk bersila sambil menyeruput kopi hangat, ada pula yang berbincang ringan dengan ustaz yang biasa mengisi pengajian. Di tengah suasana yang akrab itu, seorang bapak tiba-tiba bertanya. “Kalau Islam itu […]

  • Siswa SMA berdiskusi dengan orang tua menyiapkan strategi pendaftaran SNBP 2026 di rumah

    SNBP 2026 dan Peran Orang Tua Menentukan Peluang Lolos

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 233
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dibuka mulai 3 Februari. Di atas kertas, jalur ini tampak ramah bagi siswa berprestasi. Namun di lapangan, banyak siswa justru gugur bukan karena nilai, melainkan karena salah membaca strategi. Di titik inilah peran orang tua dan sekolah menjadi penentu yang sering diabaikan. SNBP 2026 […]

  • Kawasan pusat data dan infrastruktur digital di Batam yang diproyeksikan mendukung ekonomi digital Batam sebagai hub Asia Tenggara.

    Batam Siap Jadi Pusat Data Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 225
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ekonomi digital Batam terus dipacu untuk menjadikan kota industri itu sebagai hub digital Asia Tenggara. Pemerintah daerah bersama otoritas kawasan mendorong penguatan pusat data, investasi teknologi, dan pengembangan talenta guna mempercepat transformasi digital Batam sebagai pusat ekonomi berbasis data di kawasan. Langkah tersebut dinilai strategis karena posisi Batam yang berdekatan dengan […]

  • Mayat di Ciawi

    Misteri Mayat Berjubah Putih di Ciawi, Identitas Masih Dicari

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penemuan mayat di Ciawi menggegerkan warga Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/6/2026) pagi. Seorang pria berjubah putih ditemukan tak bernyawa di bawah jembatan rel kereta api. Hingga Kamis siang, identitas korban masih dalam pendalaman pihak kepolisian. Kabar penemuan tersebut menyebar cepat di lingkungan warga. Tidak lama setelah informasi pertama […]

  • Sindikat Curanmor Tasikmalaya

    Polres Tasikmalaya Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Provinsi

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sindikat Curanmor Tasikmalaya yang diduga beraksi di sejumlah wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah berhasil diungkap Satreskrim Polres Tasikmalaya. Pengungkapan komplotan curanmor tersebut berawal dari penyelidikan kasus pencurian sepeda motor di sebuah klinik di Kecamatan Karangnunggal. Selain menangkap dua orang yang diduga terlibat, polisi juga mengamankan 10 unit sepeda motor yang […]

expand_less